sepupu gw married malam minggu ini.

Keren juga lho tempatnya. Dia acaranya open space punya. Di Jakarta n kota2 besar di Pulau Jawa, udah biasa  sistem spt itu. Di Banjarmasin, kayanya baru sekali deh. Jadi dia ngadainnya di halaman depan swissbel hotel borneo, pas dipinggir sungai martapura…bagus deh. Pake kembang api segala juga.

Sayangnya tempat yang sudah sangat enak itu…tidak didukung dengan makanan. Bukan dalam kuantitas. Tapi kualitas yang kurang menurut gw. Makanannya tidak begitu enak. Kali saja ada orang swissbel borneo baca blog gw ini, jangan tersinggung ya..ini pendapat pribadi gw. Cuma syukurlah dessertnya enak..terutama pudingnya. Top.

Yang menjadi subject pembicaraan dirumah sih waktu pulang adalah…pangling ngga melihat pengantin wanita? Dan jawabannya : TIDAK. Orang chinese dulu sih, aturannya alis ngga boleh dicukur/dicabutin sampai saat kita mengadakan upacara pernikahan. Tujuannya, biar orang-orang pada pangling. Emang bener juga, pernah perhatikan cewe2 yang alisnya belum dibentuk sama yang sudah dibentuk, pasti kesan mukanya berubah 180 derajat. Sayangnya sekarang ini bahkan cewe2 SMP aja sudah pintar dandan…sehingga waktu upacara pernikahan terasa tidak ada bedanya lagi…udah biasa sih.