menyambut hari Sumpah Pemuda

Katanya Bhinneka Tunggal Ika, tapi kok tidak menghargai budaya2 daerah?
Katanya Berbeda-beda tapi satu jua, tapi sekalinya ada 1-2 biji Sinetron menyambut hari natal/paskah di televisi langsung disambut dengan issue “Kristenisasi”..padahal sekian banyaknya/berkali2 lipat sinetron bernuansa muslim di televisi, tidak ada tuh yang namanya issue ” islamisasi”…
Banyaknya tindakan anarkis yang mengatasnamakan agama (padahal gw yakin, yang mengatasnamakan itu cuma sepersekian kecil dari total umat)…membuat imej Indonesia jelek sekali dimata dunia.
Kata seseorang, siapa suruh negara Barat sudah mencap Indonesia = Islam = teroris…(jadi ceritanya sekalian aja tuh?)
Guys, cap tersebut bukan tanpa alasan. Emangnya ada asap tanpa api?
Dimulai dengan Bom WTC 11 September 2001
di Indonesia sendiri, kejadian Bom bali, Bom Kuningan, Bom Kedubes Australia…hal itu sudah cukup memperburuk kondisi.
Gw denger cerita teman, susah sekali pas mau ke luar negeri, apalagi ke negara barat. Padahal dia tujuan ke sana untuk belajar. Dapat beasiswa. Cuman gara2 dia pribumi. Cuman gara2 dia agamanya Islam. Cuma karena namanya berbau Arab.
Gara2 tindakan segelintir, seluruh rakyat kena getahnya.
Termasuk gw yang meskipun bukan pribumi dan bukan muslim, tapi menjadi sedih dan prihatin juga dengan kondisi ini.

Hayo dong. Kita bersatu.
Kembalikan hakikat Bhinneka Tunggal Ika-nya Indonesia.

Selamat Hari Sumpah Pemuda.